Harga Obligasi Indonesia Lesu Tertekan Lonjakan Inflasi AS

Harga Obligasi Indonesia Lesu Tertekan Lonjakan Inflasi ASHarga Obligasi

POKERTEXAS – Harga Obligasi Indonesia saat ini merebut pelemahan. Mayoritas surat bernilai membukukan pelemahan harga.

Ekonom PT Pefindo Ahmad Nasrudin mengucapkan bahwa beberapa pekan terakhir, obligasi Indonesia menyabet tekanan.

Hal ini pula disebabkan karena kebijaksanaan Bank Sentral Amerika Serikat yang menghalai-balaikan inflasi meninggi tanpa mengopi kearifan akomodatif mereka.

“Ini lebih ke sentimen, paling utama di pricing. Karena sebagai kita lihat, yield US Treasury pula berkembang drastis untuk yang tenor 10 tahun, karena mereka mengantisipasi lonjakan inflasi,” ujar Ahmad dalam IDX Channel Live Market Review di Jakarta,

Maka, yield obligasi di negara-negara berbunga pun mewarisi Pertambahan. Sementara itu, tren ekonomi China yang sangat membaik serta menurunkan negara tersimpul menjadi maksud investasi negara-negara berkembang.

“Ekonomi yang tinggi, ekspektasi langkah perusahaan-perusahaan China pun tinggi, begitu pula labanya dapat naik tajam. Resmi prospektif untuk diisi ekuitasnya,” tambah Ahmad.

Dari sisi pasar fixed income, Ahmad memperhitungkan bahwa Indonesia tinggal cukup atraktif. Ini lebih mengarah ke bobot peruntukan investasi tersangkut sentimen dari China.

Berdasarkan kita lihat, dampaknya (China) untuk obligasi Indonesia belum terlalu signifikan. Sentimennya lebih tajam ke AS,” ucapnya.

Dia Menuturkan, pasar AS lagi menjadi benchmark pasar obligasi, maka jika yield-nya naik, automatis yield Indonesia dan negara-negara berhasil yang lain mengikuti.

“Memang di AS peningkatan inflasinya cukup tajam, kalendar Maret itu separo 2,6%. Melainkan yieldnya lagi di seputar 1,6%-an. Menuruti kita lihat moral riil yieldnya kurang beberapa 1%, artinya menurut mereka investasi di obligasi, ya daya kelapangan mereka turun,”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *