Pemkot Bogor Bakal Operasikan Bus BTS di 6 Koridor, Ini Daftarnya

Pemkot Bogor Bakal Operasikan Bus BTS di 6 Koridor, Ini DaftarnyaPemkot bogor

POKERTEXAS – Pemkot Bogor mengesahkan akad kerja sama dengan Badan Direksi Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Amanat tertera berkemas-kemas tentang Pengurusan Pengoperasian Angkutan Umum Perkotaan dengan Skema Pembelian Pelayanan (Buy The Service) di Kota Bogor.

Didapati, surat kerja sama celah ke-2 pihak ditandatangani oleh Plt Direktur Angkutan BPTJ Saptandri Widiyanto bersama Kepala Kantor Perkaitan Kota Bogor Eko Prabowo. Pengakuan yang berjalan Senin (19/7) di Balaikota Bogor ini disaksikan pula oleh Orang tengah Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Duta Kota Bogor Dedie Rachim.

Plt Direktur Angkutan BPTJ Saptandri Widiyanto mengujarkan pihaknya bersama Kemenhub menumpahkan terima kasih atas peran dan dukungan Pemkot Bogor dalam pengerjaan pelayanan angkutan umum dengan prosedur BTS.

Pengakuan kesepakatan kerja sama ini yakni implementasi serta legal dasar dari pengerjaan BTS. Ini adalah salah satu program dari Kemenhub dan tamat terjadi di kota-kota lain. Melainkan untuk BPTJ ini adalah program yang pertama,” ungkap Saptandri dalam kompas Tersebut, Selasa (20/7/2021).

Ia mengungkap BTS di Kota Bogor adalah pilot project yang di inginkan dapat diikuti oleh kota-kota lain se-Jabodetabek.

“Kota Bogor menjadi pilot project dari kota-kota yang lain di Jabodetabek yang dikemas dengan prosedur BTS. Pada waktu itu skema ini kita berdoa bisa terjadi di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Namun dalam perjalanannya, yang merespons dan mengunjukkan balasan positif artinya refleks action yaitu Kota Bogor. Padahal Kabupaten belum merapatkan persyaratan formal,” jelasnya.

Saptandri memperbanyak pihaknya percaya Pemkot Bogor dapat memberi dukungan selengkapnya perjalanan dan implementasi pelayanan ini. Maka, prosedur BTS di inginkan mampu menyerahkan keefektifan untuk warga.

Diinginkan nanti pada 23 Juni berakhir ada tanda tangan perjanjian retakan BPTJ dengan jagoan lelang penyedia pelayanan untuk operator. Diawal mulanya ada 7 duta dan dapat ditunjuk 1 yang memang memblokir syarat, baik selaku administratif, teknis, legal walaupun rencana Pembedahan, katanya.

Sementara itu, Pengasuh Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan ada dua hal yang mesti terus dikawal agar program BTS di Kota Bogor bisa melangkah dengan baik.

“Pertama, kita pastikan pengadaan sampai meluncurnya semua divisi itu bisa berangkat baik di Kota Bogor. Terkandung kita sama-sama memandu gagasan jalur yang tempo hari saya berikan Kumpai, Preskripsi, dan saran. Tetap bakal dicoba enam Jalan, sambil dievaluasi,” jelas Bima.

Sementara itu, sikap ke-2 yang kudu dipersiapkan yaitu pemasyarakatan pada warga. Bima mempreteli Humas, Kominfo, Organda dengan semua biro patut membuahkan ide yang rapi dan bersistem maka pemasyarakatan yang dilakukan nantinya dapat disambut dengan antusias.

“Ini bukan seperlunya pemasyarakatan adanya bus itu, sedangkan selaku Total. Maka kepatuhan naik angkot, berhenti di mana saja itu bisa mulai sama-sama kita kikis, kita bangun tata krama baru. Ini pemasyarakatan yang mesti masif,” terangnya.

Di peluang berbeda, Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo mengungkap program BTS ini menunggangi bus bertakaran 3/4 dan dapat beroperasi di enam Gang, rekahan lain.

– Jalan 1: Setopan Bubulak – Yasmin – Gerai Jambu – Baranangsiang/Cidangiang

– Jalan 2: Stasiun Bubulak – Pangkalan Bogor – KRB – Baranangsiang/Cidangiang – Ciawi

– Jalan 3: Halte Bubulak – Terminal Bogor – KRB – Suryakencana / Empang – Sukasari – Lawanggintung – Ciawi

– Jalan 4: Ciawi – Baranangsiang / Cidangiang – KRB – Gerai Jambu – Pomad / Ciparigi

– Jalan 5: Ciparigi – Halte Bogor

– Gang 6: Parung Banteng – Kedai Jambu Lewat( R3)

“Untuk Pemotongan, kita sedang tunggu operator juara lelang. Sekarang tengah metode akhir dari lelang. Nanti akhir Juli ada ulasan pers juara lelang yang dapat membuahkan BTS di Kota Bogor,” kata Eko.

Eko menghitung program ini sangat baik dalam konteks penyusunan transportasi, sesuai dengan Perda Kota Bogor yaitu wujudkan program konversi 3:1 (tiga angkot menjadi satu bus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *