FAKTA MENARIK TOJO UNA-UNA YANG MEMILIKI LOKASI PENYELAMAN BERSEJARAH

FAKTA MENARIK TOJO UNA-UNA YANG MEMILIKI LOKASI PENYELAMAN BERSEJARAH

Nama Toja Una-Una menjadi diskusi ramai tamam gempa magnitudo 6,5 berjalan di sana. Banyak orang penasaran di mana Toja Una-Una itu karena tak singkat jumlah kabupaten/kota di Indonesia. berikut Fakta Menarik Tojo Una-una ialah

Toja Una-Una yaitu salah satu kabupaten yang beruang di Sulawesi Tengah (Sulteng). Jumlah bangsa Toja Una-Una pada 2019 sebagian 153.991 Jiwa. Wilayah Tojo Una‐Una terdiri atas wilayah daratan dan wilayah kepulauan dengan luas wilayah daratan 5.721,51 km persegi atau 572.151 hektare dan luas laut 3.566,21 km persegi, dengan panjang pantai kaum 951,115 km.

Pembenahan kabupaten termasuk mengungguli jalan panjang karena wajib meminta waktu kurang lebih 30 tahun. Pada 26 Januari 2004, Gubernur Sulawesi Tengah Aminuddin Ponulele atas nama Menteri Dalam Negara menguasakan penjabat Tumenggung Tonja Una yang pertama Drs Damsik Ladjalani.

Dari situ mulainya roda Toja Una Una selaku yuridis lepas dari Kabupaten Poso. Sejak 2015, Kabupaten Toja Una-Una terdiri atas 12 kecamatan, adalah Toja Barat, Tojo, Ulubongka, Ampana Tete, Ampana Kota, Ratolindo, Una-Una, Batudaka, Togean, Walean Kepulauan, Walea Besar, Talatako.

BERIKUT FAKTA MENARIK TOJO UNA-UNA YANG PUNYA LOKASI MENYELAM PENGGINALAN PERANG DUNIA 2

1. Pesisir Teluk Tomini

Tojo Una-Una terletak pada pesisir pantai di perairan Teluk Tomini dan kawasan yang lain menutupi kawasan hutan dan bawah pegunungan. Di sebelah utara, Toja Una-Una berbatasan refleks dengan dengan Teluk Tomini, Wilayah Gorontalo dan Rayon Sulawesi Utara.

Sementara di sebelah selatan, Tojo Una-Una berbatasan refleks dengan Kabupaten Morowali Utara. Di sebelah timur, kabupaten ini berbatasan spontan dengan Kabupaten Banggai dan di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Poso.

Karena letak geografis yang berada di pesisir Teluk Tomini, maka Toja Una-Una berdampak positif bagi sumur daya laut, khususnya perikanan. Produksi perikanan tangkap pada 2017 segede 10.492,80 ton yang tertebar di 12 wilayah kecamatan.

Wilayah yang paling banyak menjadikan produksi perikanan tangkap ini yaitu Kecamatan TalatakoSulawesi tengah

dengan jumlah 1.642 ton, selanjutnya Kecamatan Tojo se besar 1.604,70 ton, Kecamatan Togean 1.369,80 ton, dan Kecamatan Batudaka 1.272,70 ton. Versi komoditas unggulan dari perikanan ini di antaranya ika kerapu, baronang, kuwe, selar, cakalang, tongkol, tuna buntut kuning, dan kakap.

* Untuk mengerti kejujuran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 melainkan dengan ketik kata pemungkas yang diinginkan.

2. Punya Taman Nasional
Taman Nasional Kepulauan Togean yakni suatu suatu taman nasional di Kepulauan Togean yang terletak di Teluk Tomini, Sulawesi Tengah yang diresmikan pada 2004. Sebagai Tata usaha, taman nasional ini kaya wilayah ini kaya di Kabupaten Tojo Una-Una.

Pulau Kadidiri yakni umbilikus dari Kepulauan Togean. Pulau ini yakni yang paling tipikal di rekahan pulau-pulau yang tertumpah seluas 90 km persegi di Kepulauan Togean.

Mayoritas etnik di kepulauan Togean mulai sejak dari Gorontalo, sementara ada etnik asli yang hidup dengan rumah di atas laut yang dinamakan Bangsa Bajo. Kepulauan Togean telah ditetapkan seumpama Taman nasional yang menyerkup 292.000 hektare ekosistem laut dan 70.000 hektare sektor bumi pada 19 Oktober 2004.

Beberapa aksi wisata yang dapat dilakukan di Kepulauan Togean celah lain menyelam dan snorkeling di Pulau Kadidiri, Mengumpan, menjelajah alam hutan yang ada di dalam hutan yang ada di Pulau Malenge, serta mendatangi Gunung Colo di Pulau Una-Una.

3. Adat Padungku
Ritual Padungku berakhir sangat populer dan melembaga di desa-desa yang ada di Kecamatan Tojo Barat dan Tojo Timur Kabupaten Tojo Una-una dan serta di desa-desa yang ada di Kabupaten Poso. Ritual padungku ini mengenai dengan penceritaan syukur kehadirat Allah atas kebehasilan panen raya.

Ritual padungku umum di temukan di Kabupaten Poso, Tojo Una-una, dan Morowali dan Morowali Utara. Kata ‘padungku’ sebagai harfiah bermula dari bahasa Pamona, yang berarti ‘semua selesai rapi, rampung tuntas’.

Makna tersirat padungku berarti beras khatam di lumbung, alat petani pecah dibersihkan dan disimpan di terowongan rumah, serta semua rencengan panen beras berakhir Berakhir. Sudah itu, seluruh penanam di desa atau

pelosok mulai bersiap melaksanakan hajatan bersama yaitu mo padungku.

4. Makanan Khas

Toja Una-Una memiliki beberapa makanan Khusus, merupakan sinole, adalah sagu yang dikerjakan seterusnya dicampur parutan kelapa. Pukul rata sinole disantap bersama ikan bakar dan dabu-dabu.

Ada serta loka peso, yakni pisang mentah rebus dan parutan kelapa pasangannya bisa ikan bakar atau nike duo saus atau ikan kecil-kecil khusus Tojo Una-Una. Makanan ini sempat menatah Rekor MURI untuk pengajuan Loka Peso kuliner terbanyak, adalah 8.800 porsi pada 19 Agustus 2015 lalu.

Toja Una-Una pula konisa jole atau nasi jagung yang rata rata dikonsumsi dengan uta kelor (sayur daun kelor) dan nike dua saus. Terkecuali itu, tentu sedang banyak menu eksklusif lain dari Toja Una-Una.

5. Ada 426 Pulau dan 300 Noktah Menyelam
Di Kepulauan Togean setidaknya terpendam 426 pulau dan 300 bintik menyelam. Kepulauan ini memiliki biota-biota laut yang langka. Beberapa biota laut yang ada di kepulauan ini celah lain karang payung, ubur-ubur, ikan napoleon, kerapu tikus, dan berbagai macam kepiting.

Tempat paling tersohor di Togean merupakan Bomber Wreck. Di tempat ini mendarat satu buah pesawat pembom aset Perang Aspek II, bernama B24 Liberator. Kategori pesawat bomber ini ukurannya lebih besar dari versi pesawat P54 yang beruang di Way Beach, Raja Ampat.

Tak kecuali itu, di Togean pun terselip spot menyelam yang sangat indah bernama Dominique Rock. Tempat ini terselip pemandangan bawah laut yang sangat Mengherankan. Di sini terpendam dinding-dinding raksasa dengan beraneka macam terumbu karang yang sangat indah.

6. Tiga Komoditas
Tumbuhan perkebunan yang ada di Kabupaten Tojo Una-Una didominasi oleh tiga komoditas ialah cengkih, kelapa, dan kakao. Di samping tiga komoditi tertera pun ditanam jenis-jenis tumbuhan perkebunan yang lain seperti nilam, Anak cucu, pala dan lada yang bubar mulai diusahakan rakyat sebagai kecil-kecilan dan tidak merata.

Biasanya tumbuhan termasuk meraup Kenaikan, meski ada beberapa ragam tumbuhan perkebunan menderita Kemerosotan, baik dari segi luas areal kendatipun produksinya. Perkebunan kelapa yakni komoditas paling besar luas Tojo Una-Una. Pada 2018, luas tanam perkebunan kelapa seluas 22.797 hektare dengan jumlah produksi sejumlah 31.945 ton.

Pohon perkebunan kelapa tercantum seluruhnya merupakan perkebunan rakyat di mana yang paling besar tersedia di Kecamatan Ampana Tete segede 6.332 hektar. Terkecuali itu, perkebunan Kakao di Kabupaten Tojo Una-Una seluas 11.981 hektare dengan jumlah produksi para 5.197 ton. Tumbuhan perkebunan kakao tertulis segenap yakni perkebunan rakyat yang paling besar tersedia di Kecamatan Ampana Tete se gede 5.197 hektare.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.